Month: November 2017

Pilunya Ayu Agustin, Pasien BPJS Penderita Kanker Yang Tak Juga Dikemo

Cerita sedih warga miskin pengguna BPJS masih panjang. Kini derita dirasakan Ayu Agustin, penderita kanker payudara yang belum juga dapat kemoterapi.

Cerita pasien miskin menderita penyakit parah yang terkendala biaya memang selalu terdengar sangat pilu. Kali ini nasib sedih dialami oleh Ayu Agustin. Perempuan berusia 21 tahun ini menjadi viral di internet bandar togel karena memohon bantuan warganet lantaran dirinya belum juga dikemoterapi oleh dokter. Padahal Ayu sudah menderita kanker payudara selama setahun tiga bulan.

Cerita pilu Ayu ini diunggah oleh temannya, Fadila Zaskia Ulfa lewat akun Instagram @fadilazu hari Senin (25/9). Dilansir Kompas, Ayu bercerita jika dia sudah merasakan ada yang janggal pada payudaranya dalam kurun waktu setahun terakhir. Namun dia baru berobat ke rumah sakit sekitar dua bulan lalu. Di mana awalnya Ayu pergi ke Rumah Sakit Umum Cileungsi yang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati Jakarta.

Tak Dikemo, Ayu Hanya Pakai Obat Koreng

Karena penyakitnya, perempuan yang tinggal di kampung Pabuwaran Wetan, kecamatan Gunung Putri, kabupaten Bogor ini harus menahan rasa sakit luar biasa. Kanker payudara yang didera Ayu ternyata sudah menyentuh tahap stadium 3. Dari video yang ada, terlihat jika kondisi Ayu semakin miris dengan lengan kanan yang membengkak dan payudara sebelah kiri membesar. Hal ini jelas membuat Ayu sulit bernafas dan harus menanti hingga bisa 17 Oktober 2017 untuk menjalani biopsi, bukannya kemoterapi.

Selama ini, Ayu yang menggunakan BPJS itu hanya dirontgen paru beberapa kali dan diberi obat semacam obat koreng untuk payudaranya oleh pihak RS Fatmawati. Ibu Ayu yakni Desi mengaku sudah mendesak pihak dokter RS Fatmawati untuk menjadwalkan kemoterapi tapi malah menolaknya. “Kata dokter enggak bisa (dipercepat) karena yang sakit begini bukan ratusan orang, tapi ribuan. Dokter juga bilang kalau kanker enggak ada yang dirawat. Mau dirawat juga ngapain? Begitu-gitu juga. Mendingan di rumah. Di RS itu banyak yang menular karena tidak bagus.”

Lantaran penolakan tim dokter atas kepastian jadwal kemo, Desi dan suaminya pun memilih merawat Ayu di rumah kontrakkan mereka. Padahal sejatinya kemoterapi adalah hal penting yang dibutuhkan pasien kanker untuk mengecilkan penyakit mereka. Mayoritas pasien kanker akan menjalani kemoterapi selama enam hingga 12 kali setiap bulannya. Setelah kanker mengecil, baru operasi pengangkatan payudara bisa dilakukan.

Nasib Buruk Pasien BPJS?

Lantaran tidak memiliki biaya, Ayu pun tak memiliki pilihan lagi selain menanti kabar baik kemoterapi dari RS Fatmawati. Sebagai pasien BPJS, Desi mengaku jika mungkin ada kemungkinan Ayu segera mendapat kemo jika pergi ke rumah sakit lain. Melihat kondisi Ayu yang semakin menyedihkan, Desi hanya berharap jika kemo yang diterima Ayu nanti tidaklah terlambat.

Sementara itu agen poker, atas kasus Ayu yang viral, pihak RS Fatmawati enggan menanggapi. Humas mereka, Wini Riesta memilih untuk melakukan pengecekan terlebih dulu ke internal rumah sakit. Apa yang dialami Ayu ini seolah menambah panjang daftar pilu pasien BPJS. Masih segar dalam ingatan bagaimana bayi Debora meninggal dunia karena diduga lama mendapat perawatan di RS Mitra Keluarga Kalideres.

Selain Debora, ruwetnya BPJS juga dialami seorang ibu di Lampung, Delvasari, yang harus membawa jenazah bayinya dengan angkot lantaran tak punya biaya untuk sewa ambulans. Tentu saja kinerja pemerintah terhadap BPJS harus kembali dievaluasi. Jangan sampai banyak rumah sakit enggan  menerima pasien BPJS dengan berbagai alasan padahal seharusnya mereka yang tidak mampu itulah yang mendapat prioritas.

Mengkhawatirkan! Hoax Semakin Meningkat di Era Internet

Beredarnya berita palsu atau bohong (hoax) di internet memang sangat mengkhawatirkan. Apalagi di era internet ini dimana hoax semakin meningkat tiap tahunnya.

Internet memang sangat dibutuhkan di zaman digital nonton film streaming seperti sekarang. Hampir semua hal bisa diakses melalui internet termasuk dalam membaca atau mencari berita. Sayangnya, saat ini ada kekhawatiran yang berkembang di kalangan para pengguna internet global karena berita palsu (hoax) secara online, semakin meningkat. Oleh sebab itu, ada yang mengatakan jika pemerintah harus ikut andil dalam pemberantasan berita palsu. Tapi, ada juga yang tidak setuju.

Perlukah Pemerintah Membatasi Internet?

Dalam survei terhadap 18 negara yang dilakukan oleh BBC, 79% responden mengatakan bahwa mereka khawatir tentang apa yang palsu dan apa yang benar di internet. Dan hanya di dua negara, China dan Inggris, mayoritas pengguna internet menginginkan pemerintah mereka mengatur internet. Dari jumlah responden ini, 58% mengatakan bahwa internet tidak boleh diatur oleh negara atau naik dari sebelumnya 51% ketika pertanyaan yang sama diajukan tujuh tahun yang lalu.

Ketika sampai pada peraturan pemerintah tentang pembatasan internet, 67% responden di China sekarang menyukai gagasan tersebut. Sementara di Inggris, dukungan cukup seimbang antara yang setuju dan yang tidak akan campur tangan terhadap usulan agar pemerintah turut campur dalam penggunaan internet. Sebesar 53% mendukung dan sisanya tidak mendukung.

Sedangkan negara-negara di mana para pengguna internet sangat tidak setuju dengan campur tangan pemerintah adalah Yunani dengan jumlah sebesar 84% dan Nigeria dengan 82% orang yang menentang gagasan tersebut. Ya, memang tiap negara berbeda-beda tergantung dari bagaimana sudut pandang yang diambil. Perang pemerintah bisa mengontrol sekaligus memberangus berita hoax tapi terkadang menyulitkan juga jika berkaitan dengan bisnis.

Tapi, kekhawatiran tentang apa yang benar dan apa yang tidak (hoax) di internet telah meningkat selama setahun terakhir di mana istilah berita palsu (hoax) telah menjadi hal yang biasa bahkan bagi sebagian pihak dianggap menguntungkan seperti hoax yang bertebaran di laman Facebook yang membuat pembuatnya dapat dengan mudah menghitung keuntungannya melalui iklan.

Kekhawatiran Semakin Meningkat

Walau jumlah negara yang setuju dan tidak tentang aturan negara yang campur tangan dalam dunia internet, pada kenyatannya banyak yang khawatir dengan adanya hoax. Sebagai contoh, warga Brazil paling khawatir kaburnya antara yang nyata dan yang palsu, dengan jumlah persentase sebesar 92% yang mengatakan khawatir. Di sejumlah negara berkembang lainnya ada tingkat kegelisahan yang juga tinggi seperti 90% di Indonesia, 88% di Nigeria dan 85% di Kenya.

Jerman adalah satu-satunya negara yang disurvei di mana mayoritas tidak terlalu khawatir karena sebesar 51% – mengatakan bahwa mereka tidak khawatir dengan masalah ini. Menjelang pemilihan negara tersebut, telah ada upaya keras di Jerman untuk membasmi berita palsu. Ya, bagaimanapun peran negara dibutuhkan untuk mengimbangi atau membatasi beredarnya berita palsu.

Pimpinan Globescan (lembaga survey yang melakukan penelitian), Doug Miller mengatakan jika temuan jajak pendapat bandar poker ini menunjukkan bahwa isu ‘berita palsu’ mungkin penting karena dapat mengurangi kredibilitas informasi on-line. Tapi, pembatasan informasi juga telah membuat cukup banyak orang merasa tidak bisa mengekspresikan diri secara online.

Tentan ekspresi diri secara online ini, di 15 negara yang telah dilacak secara reguler dalam jajak pendapat ini, 53% merasa tidak aman melakukannya dan meningkat dibandingkan dengan tahun 2010 yang hanya sebesar 49% saja. Di Nigeria, Peru dan China ada mayoritas warga yang percaya diri untuk mengungkapkan pendapatnya, sedangkan di Eropa dan Amerika Utara ada lebih banyak kegelisahan, dan warga Prancis dan Yunani cenderung tidak mau berbicara dengan bebas.

Meikarta: Inovasi Pemukiman Terdepan

Meikarta adalah sebuah pemukiman modern yang mana tak hanya aman dan nyaman namun juga terindah dan terlengkap.

Kawasan Karawang dan Bekasi saat ini tengah menjadi pusat perhatian masyrakat. Kawasan ini dianggap akan menjadi kawasan nonton bioskop online yang akan terus berkembang pesat dan juga kebanjiran banyaknya pendatang. Itu dia sebabnya, banyak pengembang, termasuk juga Lippo, berlomba-lomba menawarkan berbagai macam konsep pemukiman yang paling mutakhir bagi para konsumennya.

Keunggulan Meikarta

Lippo, hadir dengan inovasi terbarunya melalui Meikarta. Mereka menanamkan investasi senilai ratusan triliun rupiah hanya untuk ini. Hal ini juga sejalan dengan investasi pemerintah yang saat ini menggelontorkan triliunan rupiah guna membangun pelabuhan, jalan baru untuk membuat poros Karawang-Bekasi, dan juga bandara internasional. Bahkan jalan baru yang digunakan untuk poros Karawang-Bekasi ini digunakan sebagai basis perindustrian nasional.

Namun, sejauh ini, Meikartalah yang menjadi paling depan dalam menawarkan konsep pemukiman baru yang tidak hanya mengikuti tuntutan zaman tapi juga selangkah ke depannya. Meikarta tidak hanya dirancang sebagai sebuah pemukiman yang aman dan juga nyaman, namun juga Meikarta menjadi pusat ekonomi kawasan dengan kehadiran pusat perdagangan dan juga keuangan.

Soal kemacetan yang mana selama ini jadi persoalan yang utama untuk para kaum urban, ini bukanlah suatu masalah untuk Meikarta. Pasalnya, Meikarta sendiri menggunakan grid system di mana sistem tersebut sudah terbukti sangat sukses mengurangi kemacetan di New York. Akan tetapi, lebih jauh lagi, Meikarta mempunyai 4-layer road yang mana memiliki fungsi-fungsi yang berbeda. Dengan demikian, penghuni-penghuninya bisa lebih produktif lagi karena mereka tak perlu menghabiskan banyak waktunya di jalan.

Keunggulan yang lainnya dari Meikarta adalah suasana yang mana sangat multicultural. Sebut saja di sana ada suasana Amerika, Eropa, Asia dan hal itu memungkinkan para penghuninya untuk menikmati suasana yang memilki berbagai macam budaya tanpa harus repot jalan-jalan dan jaug-jauh ke luar negeri.

Keliling Dunia di Meikarta

Tak perlu lagi keliling dunia untuk melihat dunia. Ini dia konsep dasar dari gedung-gedung pencakar langit dan juga suasana ruang dari pemukiman elit yang sedang menjadi bahan perbincangan saat ini, Meikarta. Puluhan arsitek yang datang dari berbagai belajan dunia didatangkan untuk merancang Meikarta guna mewujudkan berbagai macam wajah dunia modern dari belahan bumi mana pun. Ada di sana, wajah Eropa, Asia, dan Amerika.

Peghuni dari apartemen Asia, misalnya, mereka cukup berjalan kaki apabila mereka ingin menikmati suasana Amerika untuk sekedar minum kopi di kafe, ataupun makan di restoran dan juga sekedar duduk-duduk di sebuah ruang terbuka. Perbedaan suasana itu lah yang sengaja dirancang agar hidup di sana terasa lebih dinamis, dalam arti tidak melulu monoton. Penghuni-penghuni Meikarta bsia memilki lebih banyak lagi pilihan guna menghabiskan waktu sesuai dengan suasana hati mereka.

Untuk itulah Lippo menargetkan pemukiman yang menganggarakan dana sebanyak Rp. 278 triliun itu sebagai pemukiman yang tidak hanya nyaman dan aman, namun juga sebagai pemukiman yang terindah serta terlengkap bahkan di Asia. Dengan demikian juga, para pembelinya ini bukan hanya membeli hunian tapi juga mereka membeli sebuah lingkungan yang mana sesuai dengan impiannya.

Supaya lebih otentik dan juga berdaya tahan tinggi, sejumlah perusahaan konstruksi judi online dan juga biro arsitek besar yang terkenal, baik nasional dan juga internasional dikerahkan. Mereka akan membangun sebanyak 170 menara. Dan gedung-gedungnya berlantai dari 35 sampai 60. Tentu saja kota kecil ini akan menjadi serbuan para kaum menengah ke atas.

Apa yang Perlu Kalian Tahu untuk Registrasi Ulang Kartu Seluler Prabayar?

Registrasi ulang nomor SIM card prabayar kali ini beda karena validitasnya akan diuji langsung secara elektronik oleh Kementrian Dalam Negeri.

Pemerintah sudah bertekad untuk mewajibkan semua pemilik kartu prabayar untuk kembali melakukan rergistrasi untuk kartu selulernya. Apakah perbedaan resgistrasi ini dengan registrasi yang mana sudah ada sebelumnya? Dan bagaimana cara film online melakukannya? Untuk menjawab ini, pasalnya di bawah ini ada beberapa hal yang sangat perlu kalian ketahui tentang registrasi ulang kartu seluler prabayar.

Siapakah yang Wajib Mendaftar Kartu Seluler?

Registrasi nomor seluler kalian atau SIM card, ada dua macam yakni: registrasi baru nomor SIM baru dan juga registrasi ulang nomor SIM yang lama. Apabila nomor SIM baru yang akan diaktifkan, maka sejak tanggal 31 Oktober 2017 kalian harus melakukan registrasi baru dengan ketentuan yang mana sudah ditetapkan atau sudah mulai berlaku. Untuk nomor yang lama, maka batas waktu dari registrasi ulangnya adalah tanggal 28 Februari 2018.

Bagaimana Caranya Registrasi SIM Card?

Registrasi sendiri dilakukan oleh diri sendiri atau oleh gerai pelayanan masing-masing dari operator. “Registrasi sendiri atau disebut juga dengan self registrastion sebenarnya yang sangat dan paling mudah karena kalian hanya tinggal mengirim SMS saja.” Ungkap Adita Irawati, Juru bicara Telkomsel. Dijelaskannya juga, cara untuk registrasi dengan mengirim SMS adalah dengan cara:

Pelanggan yang lama bisa melakukan registrasi dengan mengetik: ULANG(spasi)Nomor NIK#Nomor KK# dan kirim ke 4444. Sedangkan untuk pelanggan baru, caranya mengetik REG(spasi)Nomor NIK#Nomor KK# dan kirim juga ke 4444.

Apa Perbedaannya dengan Registrasi-Registrasi yang Terdahulu?

Apa yang sebenarnya membedakan registrasi ini dengan registrasi yang terdahulu? Seperti yang sudah diketahui bahwa registrasi kartu seluler prabayar sebenarnya sudah pernah beberapa kali dilakukan yakni pada tahun 2005 dan juga 2014 silam. Untuk registrasi kali ini, seperti yang telah dijelaskan oleh juru bicara Kementrian Komunikasi dan Informatika, Noor Iza, beda dari yang sebelumnya. Mengapa? Karena untuk registrasi kali ini, mencocokkan data pemilik dengan kartu tanda penduduk, Nomor Induk Kependudukan yang ada di Kementrian Dalam Negeri.

Noor Iza memaparkan lebih lanjut, “Tujuan dari registrasi poker online ini yang pertama adalah untuk memberikan kenyamanan pada seluruh pelanggan pengguna jasa telekomunikasi dan yang selanjutnya memberikan perlindungan. Misalnya dari spam, dari SMS yang tak bertanggung jawab dan juga SMS yang cenderung akan menipu dan lain sebagainya.”

“Yang kedua, sekarang ini kita sudah memiliki KTP elektronik yang mana ada di Kementerian Dalam Negeri. Kita semua mendukung pemanfaatan National Single Identity Number atau yang juga dikenal dengan Nomor Identitas Tunggal Nasional yang nantinya validitasnya bisa langsung diperiksa ke Kementerian Dalam Negeri. Yang ketiga, registrasi ulang ini memberikan keabsahan data identitas yang jelas tentang siapa pengguna dari nomor ini sebenarnya,” paparnya lebih lanjut.

Dan seperti yang sudah-sudah, registrasi ini juga bertujuan untuk mengurangi tingkat penipuan lewat telepon dan SMS, yang mana meski sudah pernah dilakukan sebelumnya masih saja marak terjadi hingga saat ini. “Justru registrasi yang sekarang ini, identitas menjadi makin jelas karena validitasnya yang didapatkan. Apabila sebelumnya yang prabayar, mereka memasukkan nomor KTP mereka, nama dan alamat, namun validitasnya, pemeriksaannya kan sangat sulit,” Noor Iza berkilah mengenai nomor-nomor seluler yang mana masih sangat rentan digunakan untuk tujuan kasus penipuan. “Nah yang sekarang sudah ada sistem elektronik yang mana dimiliki oleh Kementerian Dalam Negeri yang validitasnya bakal diuji dengan ketat di sana,” tukasnya.